'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
DISKUSI PANEL MHH-PDA KOTA BATU
13 September 2017 04:22 WIB | dibaca 622

DISKUSI PANEL

" MENANAMKAN EDUKASI DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KOBAN KDRT BERDASARKAN ATURAN HUKUM YANG BERLAKU DI INDONESIA"

Program MHH PDA Kota Batu telah selesai melaksanakan agenda acara berkaitan dengan KDRT dengan berkerjasama dari unsur akademisi  dosen fakultas hukum UMM , dari P2TP2A dan dari pihak UPPA Polres Batu

Pelaksanaan diskusi panel  pada hari sabtu 9 september 2017 bertempat di Appelsun learning Binangun- Bumiaji-Batu yang dihadiri dan sekaligus ikut dalam diskusi tersebut sejumlah 150 orang

Peserta  dalam diskusi panel diantaranya: ketua GOW ( Gabungan Organisasi Wanita) , ketua muslimat- NU, ketua Tim Penggerak Pkk Kota batu, Ketua Fatayat-NU, Ketua Al-Irsyad, Ketua wanita islam, seluruh Anggota Aisyiyah sekota Batu, Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah,  dan IPMAWATI Kota Batu

Pematei pertama dari akademisi menyampaikan tentang aturan hukum indonesia dalam pencegahan tindak pidana KDRT oleh Tinuk Dwi Cahyani,S.H,S.HI,M.Hum menyampaikan  penjelasan undang-undang nomer 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga yang disahkan pada tanggal 14 september 2004.KDRT  adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik,seksual,psikologis dan atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan ,pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga ( pasal 1 ayat 1)

 Bentuk- bentuk kekerasan dalam  rumah tangga ( pasal 5 ): a) Kekerasan Fisik, b)Kekerasan psikis c) Kekerasan seksual, d)Penelantaran rumah tangga.

 Pemateri kedua dari P2TP2A menyampaikan tentang cara P2TP2A dalam penanganan terhadap korban KDRT. Penanganan P2TP2A dalam pendampingan korban terlebih dahulu korban harus melapor kemudian di visum dengan pendampingan dari p2tp2a kemudian melapor ke Uppa dan di tangani Rumah sakit yang telah bekerja sama dengan pemerintah

Dalam hal ini P2TP2A selalu mendampingi korban dalam perlindungan hukum maupun yang lain yang berkaitan dengan keluhan korban dengan melakukan konseling terhadap korban

 peranan P2TP2A sebagai pendamping korban dengan melakukan sesuai dengan alur diatas

 Pemateri ke tiga dari UNIT PPA POLRES BATU menyampaikan materi berkaitan dengan Unit Pidana Perempuan dan anak , dengan alur pelaporan sebagai berikut: dilakukan penyelidikan dengan pemanggilan  tersangka yang menjadikan korban akibat KDRT .Kemudian setelah tersangka benar-benar valid menjadi tersangka maka akan mendapatkan pidana sesuai dengan yang telah dilakukan terhadap korban KDRT.

Kegiatan MHH PDA Kota Batu harapanya bisa membantu kaum perempuan dan anak dalam perlindungan terhadap kekerasan dalam rumah tangga dan menjadikan pengetahuan dan informasi ke masyarakat umum tentang pentingnya perlindungan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Demikian ulasan yang bisa kami berikan mudah-mudahan dapat menambahan informasi dan pencerahan bagi pembaca . (Laporan MHH-PDA Kota Batu)

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari